Kuliner

10 Minuman Tradisional Indonesia (Paling Lezat) – FactsofIndonesia.com

October 28, 2021

Indonesia memiliki berbagai macam suku serta budaya. Dengan begitu banyak suku, ada juga banyak jenis kuliner di setiap daerah. Meski sekilas makanan dan minuman di tempat yang berbeda nampaknya, namun sebenarnya ada rasa tersendiri. Selain makanan, minuman dari masing-masing daerah juga memiliki keunikan tersendiri. Ada beberapa minuman yang akan disajikan dalam keadaan hangat, dan ada juga beberapa minuman yang akan disajikan dengan es. Dan untuk mengetahui lebih lanjut tentang hal itu, berikut adalah beberapa minuman terkenal Di Indonesia yang sudah dikenal oleh orang-orang dari seluruh dunia.

Lihat juga:Makanan Jalanan IndonesiaKopi LuwakTeh IndonesiaFakta Unik Tentang Indonesia1. Cendol

Cendol adalah minuman khas Indonesia yang terbuat dari tepung beras, disajikan dengan es parut dan gula merah serta santan. Rasa minuman ini manis dan gurih. Di daerah Sunda minuman ini dikenal dengan nama cendol sedangkan di Jawa Tengah dikenal sebagai es dawet.

Ada kepercayaan dalam masyarakat Indonesia bahwa istilah “cendol” mungkin berasal dari kata “jendol”, ditemukan dalam bahasa Sunda, Jawa dan Indonesia; hal ini mengacu pada sensasi yang dirasakan ketika biji-bijian cendol melalui mulut sambil minum es cendol.

Tepung beras diproses dengan pewarna hijau dan dibentuk melalui filter khusus, membuatnya bulat. Pewarna yang digunakan awalnya adalah pewarna alami dari daun pandan, tetapi saat ini telah digunakan pewarna makanan buatan.

Sementara itu, dalam cendol Sunda dibuat dengan menyeruput tepung beras kukus yang diwarnai daun suji dengan saringan untuk mendapatkan bentuk bulat meruncing di ujungnya.2. Bajigur

Bajigur adalah minuman hangat khas orang Sunda dari daerah Jawa Barat, Indonesia. Bahan utamanya adalah gula aren, dan santan. Untuk menambah kenikmatan, itu juga dicampur dengan sedikit jahe, garam dan bubuk vanila.

Minuman disajikan panas dan biasanya dijual dengan menggunakan gerobak termasuk kompor. Bajigur paling cocok diminum dalam cuaca dingin dan setelah hujan. Makanan yang sering disajikan dengan bajigur adalah pisang rebus, ubi jalar rebus, atau kacang tanah rebus.

Anda dapat memeriksa artikel ini:Pasar Terapung IndonesiaPasar Malam IndonesiaPala Indonesia3. Sekoteng

Sekoteng adalah minuman asli Jawa Tengah dengan rasa jahe yang biasa panas. Bahan lain yang biasanya dicampur ke dalam minuman sekoteng adalah kacang hijau, kacang tanah, mutiara tradisional dan irisan roti.

Biasanya sekoteng disajikan pada malam hari. Sekoteng biasanya dijual di sekitar lingkungan setempat dengan menggunakan gerobak yang memiliki kompor di dalamnya. Di satu sisi gerobak ada kompor dengan panci air jahe di atasnya.

Sementara di sisi lain ada beberapa topping dan bahan-bahan yang akan disiapkan untuk minuman ini. Minuman ini sangat memuaskan untuk diminum setelah hujan atau dalam cuaca dingin.

Lihat juga:Festival di IndonesiaTata Krama Tabel di IndonesiaGaleri Seni Indonesia4. Es Teler

Sejarah es teler diciptakan oleh Tukiman Darmowijono, seorang pedagang es yang dicampur dengan karton di Jalan Semarang Jakarta Pusat pada 1980-an. Es yang dicampur dari kreasi Tukiman begitu lezat sehingga anak-anak muda yang meminumnya mengaku nyaman seperti “minum” karena mengonsumsi narkoba.

Di sisi lain, kata “teler” itu sendiri berarti minum. Campuran es yang dijual oleh Tukiman kemudian terkenal dan disebut sebagai Es Teler.

Lihat juga:Buddhisme di IndonesiaSejarah Tionghoa di IndonesiaTanaman Asli Indonesia5. Limun Sarsaparilla

Limun ini adalah jenis minuman berkarbonasi yang populer di era 1950-an hingga 1970-an dan berasal dari Yogyakarta. Javanese Cola, sebagian besar pecinta limun Sarsaparilla setuju untuk mengatakan demikian.

Minuman ini mudah dikenal dengan warna coklat ungu. Minuman ini juga menempati sebagai minuman favorit nomor satu masyarakat di Yogyakarta.

Pada saat itu, limun Sarsaparilla adalah jenis minuman elit yang membawa prestise sosial tertentu kepada pelanggannya. Hanya orang-orang yang memiliki lebih banyak uang yang dapat membeli minuman ini yang dianggap modern, simbol kemajuan, dan ditempatkan di kelas yang lebih tinggi di eranya. Limun Sarsaparilla memiliki rasa khas di lidah. Setelah dicicipi, ada aroma mint yang cukup besar, sehingga melegakan rongga hidung dan rongga dada.

Lihat juga:Tradisi di BaliNatal di Indonesia6. Es Oyen

Bagi masyarakat Jawa Timur, khususnya Sidoarjo, Surabaya dan daerah di sekitarnya tidak akan asing dengan minuman ini, Es Oyen. Dikatakan bahwa Es Oyen berasal dari Bandung.

Selain itu, minuman ini sebenarnya adalah campuran es. Es Oyen dicampur dengan beberapa jenis buah dari alpukat, nangka, mangga dan kelapa, yang juga diberi santan dan dimaniskan dengan susu kental, yang benar-benar menggugah selera. Tapi ternyata ini adalah rahasianya.

Bahan-bahan yang digunakan di Es Oyen juga harus dibawa langsung dari Bandung. Menurut kisah penjual ia pernah mencoba untuk membuat sendiri “oyen”. Tapi itu gagal sehingga ia memutuskan untuk membeli oyen asli dari asal-usulnya.

Anda juga dapat mencari:Sejarah JakartaTeater IndonesiaDemokrasi Indonesia7. Es Doger

Cerita tentang Es Doger juga tidak jauh berbeda. Sebelumnya, es Doger hanya terdiri dari satu item, es doger yang berwarna merah muda, ditaburi dengan serutan kelapa dan meraup dari dalam laras. Seiring waktu, es doger juga ditambahkan dengan beberapa jenis taburan lainnya seperti singkong yang difermentasi, dan juga ketan hitam.

Selain itu ada juga mutiara merah muda tradisional dan alpukat. Minuman ini sangat populer dalam budaya Betawi dan banyak digunakan sebagai minuman yang melepaskan dahaga. Saat ini, es doger juga sering disajikan sebagai menu minuman untuk acara cerita rakyat seperti pernikahan dan lainnya.Anda juga dapat mengunjungi ini:Festival Budaya IndonesiaApa yang Harus Dipakai di IndonesiaKepramukaan di Indonesia8. Wedang Ronde

Minuman Tradisional Indonesia selanjutnya adalah Wedang Ronde. Minuman ini merupakan minuman yang berasal dari China dan telah dicampur dengan ciri khas budaya Indonesia. Hal ini pada akhirnya membuat wedang ronde sebagai minuman tradisional yang khas Jawa. Istilah Wedang Ronde mengacu pada air jahe panas (wedang adalah bahasa Jawa yang mengacu pada minuman panas) yang disajikan dengan ronde.

Selain itu, bahan lainnya yang bisa digunakan adalah gula kelapa, dan diberi taburan kacang goreng (tanpa kulit), potongan roti, buah gula aren, dan sebagainya. Wedang Ronde sudah sangat umum bagi masyarakat Indonesia sehingga banyak yang beranggapan bahwa asal usulnya adalah penduduk asli Indonesia.

Anda juga dapat mengunjungi:Kain Terindah di IndonesiaAgama di IndonesiaMasjid Terbesar di Indonesia9. Bir Pletok

Bir Pletok adalah salah satu minuman khas etnis Betawi. Bir pletok terbuat dari tanaman rempah-rempah yang banyak tumbuh di negara ini. Bir di Indonesia berarti bir. Menurut budaya Muslim, minum bir sangat dilarang. Namun, bir pletok sangat berbeda dengan bir asli. Sebaliknya bir ini tidak mengandung alkohol.

Bir Pletok sebenarnya bisa menyegarkan dan menghangatkan tubuh. Selain itu juga bisa menjadi pelepasan dahaga saat ditambahkan dengan es batu. Istilah Pletok Bir muncul dari orang-orang Betai modern yang bergaul dengan Belanda.

Baca juga: Mengapa Indonesia Penting, Budaya Indonesia

Mereka sering melihat cara dan kebiasaan orang Belanda minum bir. Oleh karena itu, istilah bir pletok berasal dari kebiasaan ini. Bahan utama bir pletok adalah jahe ditambah kapulaga, serai, kayu manis, kayu secang untuk warna merah, dan gulanya. Dan terkadang orang juga akan menambahkan jahe merah untuk rasa yang lebih panas. Minuman Lahang

Lahang adalah minuman khas Indonesia yang terbuat dari nira (gula aren). Minuman ini memiliki rasa yang manis dan sangat menyegarkan sehingga menjadi favorit bagi orang Indonesia. Minuman ini diperoleh dari bunga jantan dari pohon gula aren. Proses penyadapan tanaman ini juga sangat istimewa.

Petani biasanya akan pergi lebih awal untuk mengetuk telapak tangan agar bahan tetap segar. Dalam beberapa kondisi, air dari bunga jantan ini akan berubah menjadi cuka atau minuman keras.

Tanaman yang akan disadap adalah tanaman berusia di atas 5 tahun. Mengetuk nira dari bunga jantan tidak mudah. Beberapa waktu sebelum penyadapan, serat yang melekat pada kuncup bunga jantan harus dibersihkan.

Itulah penjelasan lengkap tentang minuman tradisional Indonesia.

Lihat juga:Kesalahpahaman budayaEtiket Bahasa IndonesiaMusik Tradisional Indonesia

Share Button

No Comments

Leave a Reply