Kuliner

Minuman Panas Tradisional Indonesia

October 28, 2021

Pada bulan Desember 2010, Lin menulis dari Indonesia tentang minuman panas yang mereka minum di sana di musim dingin.

Ini musim hujan di sini, cuaca dingin dan berangin sering datang mengunjungi kami. Bahkan 24 ° C (75F) dianggap cukup keren di sini :DDesember, Januari dan Februari adalah waktu yang tepat untuk minuman panas dan lezat. Favorit saya adalah Sekoteng, Ginger Wedang, dan Bandrek dengan Susu. Di sini beberapa minuman tradisional Indonesia yang memiliki tautan ke resep, semoga Anda menemukannya menarik.Minuman Tradisional Indonesia Yang Panas dan Enak – Untuk saat dingin di luar

(Selain kopi panas dan teh)1. SEKOTENGAnak-anak sangat menyukainya.Sekoteng adalah minuman asli Jawa Tengah dengan rasa jahe yang disajikan panas. Sekotengâ terbuat dari bahan-bahan seperti kacang tanah, mutiara tapioka merah atau pacar cina (mutiara sagu dari tapioka) dan potongan roti yang ditambahkan dengan gula aren dan jahe. Biasanya dijual oleh pedagang kaki lima atau troli perjalanan yang sederhana di malam hari.Resep untuk Sekoteng2. JAMU KUNYIT ASAM – Minuman Herbal Kunyit AsamMinuman segar, manis dan asam yang dibuat dengan kunyit, asam jawa, jahe, air dan gula. Hal ini diyakini sebagai minuman yang baik untuk wanita muda, karena dapat melembutkan kulit, menghilangkan bau badan, mempercepat menstruasi, dan membuang kelebihan lemak. Kunyit Asam juga dapat bertindak sebagai antioksidan dan anti-inflamasi. Paling baik disajikan panas, atau dingin dengan es batu. Sangat menyegarkan!Resep untuk “Jamu Kunyit Asam3. JAMU BERAS KENCUR – Nasi dan Kaempferia Minuman Herbal LengkuasJamu ini adalah jenis jamu tradisional yang sangat umum (kata jamu mengacu pada minuman herbal Indonesia yang diminum karena sifatnya yang bermanfaat). Ini dibuat dengan jahe, asam jawa, kunyit beras putih dan rempah-rempah. Biasanya orang tua mendorong anak-anak mereka untuk minum Jamu ini untuk meningkatkan nafsu makan dan energi mereka. Untuk orang dewasa, Jamu Beras Kencur baik untuk menjaga stamina dan kekebalan tubuh.4. BANDREKBandrek adalah salah satu minuman panas tradisional Indonesia. Awalnya berasal dari Sunda, Jawa Barat, namun sekarang telah menyebar ke seluruh Indonesia. Bandrek juga sekarang tersedia dalam sachet yang dijual di supermarket. Ini memiliki rasa manis dan pedas sebagai akibat dari jahe. Bahan lainnya termasuk gula aren, kayu manis, adas bintang, cengkeh, biji ketumbar, polong kapulaga, serai, dan kadang-kadang kertas hitam. Bandrek juga dapat ditambahkan ke susu dan kemudian disebut “bandrek susu” atau Bandrek Milk. Biasanya dikonsumsi pada malam hari atau ketika cuaca hujan / dingin.Resep untuk Bandrek5. WEDANG JAHE – Wedang JaheWedang dalam bahasa Jawa berarti minuman yang biasanya dikonsumsi dalam cuaca dingin. Wedang Jahe hampir memiliki rasa yang sama dengan bandrek asli, namun lebih sederhana dan pedas karena hanya terbuat dari air jahe, gula aren, daun pandan, sedikit garam dan serai.Resep untuk Wedang JaheAda berbagai jenis wedang, yaitu wedang jahe, wedang ronde, wedang secang, wedang uwuh dll.WEDANG RONDE – Bola Beras Ketan WedangDiadaptasi dari minuman Tang Yuan Cina, wedang ronde dibuat dengan memanaskan air jahe yang mengandung bola beras ketan, yang disebut ronde. Biasanya disajikan dengan kacang panggang, kolang-kaling (biji palem atep), dan potongan roti.Resep untuk Wedang JaheWEDANG UWUH – Sampah WedangDari berbagai jenis wedang, wedang uwuh adalah salah satu yang unik – mengingat namanya. Dalam bahasa Jawa, “uwuh” berarti sampah / sampah organik. Tapi jangan biarkan nama minuman tradisional ini membuat Anda takut. Wedang uwuh mendapat namanya karena dedaunan organik yang ditambahkan ke minuman terkadang menyerupai barang yang berserakan. Ini menggabungkan air jahe, sappanwood, gula kubus dan gula merah. Tapi yang memberinya nama khas adalah kombinasi daun, bunga, batang dan akar cengkeh, kayu manis, pala dan serai. Wedang uwuh diisi dengan antioksidan, dan juga dapat membantu menurunkan kolesterol, menyegarkan tubuh, meredakan kelelahan, menyembuhkan dan mencegah pilek, dan tentunya dapat menghangatkan tubuh.Resep untuk Wedang Uwuh6. BAJIGURBajigur adalah minuman panas tradisional Indonesia yang berasal dari Sunda, Jawa Barat. Minuman ini biasanya disajikan hangat dan memiliki rasa dan rasa yang mirip dengan Bandrek atau Wedang Jahe. Bajigur dibuat dengan gula aren, santan dengan sedikit jahe, garam, kayu manis dan vanili.Resep untuk Bajigur7. BIR PLETOK – Pop BeerBahan utamanya adalah jahe, kapulaga, serai, kayu manis, sappanwood, dan gula.Minuman ini sangat cocok untuk diminum di malam hari agar tetap hangat. Nama pletok juga memiliki asal-usul yang unik. Pada masa kolonial Belanda, penjajah Jepang sering terlihat minum bir pop di pos pemeriksaan.Orang Betawi membuat bir pop mereka sendiri yang mereka masukkan ke dalam tabung bambu dan dicampur dengan es batu. Ketika minuman dalam tabung bambu terguncang, Anda mendengar suara pletok-pletok (pop! pop!). Itu sebabnya ia memiliki nama pletok.Bir Pletok dipercaya memiliki berbagai manfaat, di antaranya menghilangkan panas, mencegah pilek, dan menghangatkan perut.Resep bir pletokTerima kasih banyak kepada Lin karena telah berbagi info dengan kami tentang minuman Indonesia panas!Mama Lisa*****GambarSekoteng Ginger Drink – Oleh Midori – Karya sendiri, CC BY-SA 3.0.Bandrek – Oleh Midori – Karya sendiri, CC BY 3.0.Wedang Jahe – Oleh Gunawan Kartapranata – Karya sendiri, CC BY-SA 4.0.Bajigur – Oleh Kembangraps – Karya sendiri, CC0.

Share Button

No Comments

Leave a Reply